Kamis, 18 Februari 2021

63.Pelimpahan Jasa Tertinggi

 


Ceramah Master Chin Kung Serial Suara Dharma:

“Apa yang dimaksud dengan Pelimpahan Jasa Tertinggi Tiada Taranya?”

 

Kalimat yang paling penting dalam pelimpahan jasa, kita harus mengingatnya, yaitu tidak serakah dan tidak melekat pada pelimpahan jasa, tidak memiliki keserakahan, kebencian, kedunguan pada semua yang ada di dunia ini.

 

Dalam pandangan kita sebagai orang awam, kita melihat mengapa dia membaca sutra, melafalkan nama Buddha tetapi tidak melakukan pelimpahan jasa? Sebenarnya, ini termasuk “Pelimpahan Jasa Tertinggi Tiada Taranya”.

 

Mengapa demikian? Dia telah menggabungkan pelafalan nama Buddha dengan pelimpahan jasa, setiap lafalan nama Buddha adalah setiap pelimpahan jasa itu sendiri, inilah yang disebut dengan pelimpahan jasa yang tertinggi tiada taranya.

 

Kalian melafalkan nama Buddha selama beberapa jam baru melakukan satu kali pelimpahan jasa, sedangkan dia melakukan pelimpahan jasa setiap kali melafalkan nama Buddha. Ini berarti dalam setiap nama Buddha yang dilafalkan, terkandung niatnya terlahir ke Alam Sukhavati, keinginan bertemu dengan Buddha Amitabha.

 

Setiap nama Buddha yang dilafalkan tidak ada yang terlewatkan sia-sia, inilah yang dimaksud dengan pelimpahan jasa tanpa perlu melakukan pelimpahan jasa secara formalitas, yaitu Pelimpahan Jasa Tertinggi Tiada Taranya.

 

法音普薰集什麼是「無上迴向」?  (第一O二集)  檔名:29-511-0102

所以迴向裡頭最重要一句話,我們記住,不貪著迴向,對這個世間一切不貪、不瞋、不痴,那三善根就現前。「凡情目之為不迴向」,我們凡夫知見,他怎麼念經念佛沒有迴向?其實他是「無上迴向」。為什麼?他把迴向跟念佛號混合在一起,每一聲佛號就是每一聲的迴向,所以那是無上的迴向。你們念了幾個鐘點才做一次迴向,人家念念都迴向,這就是每一句佛號都想往生極樂世界,都想見阿彌陀佛,聲聲佛號裡頭沒有空過的,這叫不迴向的迴向,無上迴向。 

 

 

62.Ke Mana Perginya Para Suciwan

 

 

Ceramah Master Chin Kung Serial Suara Dharma:

“Kemana perginya Buddha, Bodhisattva, dan Insan Suci lainnya?”

 

Dahulu kita menuruti kata-kata dari Insan Suci, sehingga mereka pun muncul, kita mendengar kata-kata Buddha dan Bodhisattva, Buddha dan Bodhisattva pun datang. Sekarang kita tidak menaati lagi, orang zaman sekarang tidak percaya. Jika tidak percaya, orang-orang suci ini pun mengasingkan diri, pensiun dan tidak kelihatan lagi.

 

Mengapa demikian? Mereka tidak ingin anda berbuat dosa. Jika orang suci muncul, anda memfitnah-Nya, anda tidak menghormati-Nya, bukan hanya tidak menuruti, malah menolak-Nya. Jadi Insan Suci bukannya tidak datang, tetapi jika terjalin pasti ada respon.

 

Sekarang kita sudah tidak memiliki niat pikiran baik, semuanya adalah pikiran jahat, apa yang ditimbulkan oleh pikiran jahat? Setan dan iblis yang merespon, mereka yang datang.

 

Ini sangatlah terlihat jelas, jika kita mengamati dengan seksama, anda dapat melihat dan membandingkan satu dekade demi satu dekade tidaklah sama. Sepuluh tahun lalu dibandingkan dengan sekarang ini, sepuluh tahun lalu dibandingkan dengan dua puluh tahun lalu, begitu juga seterusnya.

 

Membuat perbandingan per-dekade, maka anda akan melihatnya. Sekarang bahkan setan pun mengkritik kita, dia berkata, sekarang manusia memiliki “tiga TIDAK”, TIDAK ada hukum kebenaran, TIDAK ada hati nurani, TIDAK ada moral, semua ini benar, bukan palsu. Jika hal-hal ini sudah tidak ada, maka bencana pun segera menyusul.

 

 

法音普薰集佛菩薩、聖賢人都到哪裡去了?  (第一O一集)  檔名:29-511-0101 

 

過去我們聽聖人的話,聖人都出現了,我們聽佛菩薩的話,佛菩薩都來了。現在不聽了,現在人不相信;不相信,這些人就隱居、退隱了,就看不到了。為什麼?他不想叫你造罪業。這個人出現了,你毀謗,你對他不恭敬,不但不聽,還排斥。聖賢不是不來,有感就應。我們今天善的念頭沒有了,全是惡念,惡念所感得的是什麼?妖魔鬼怪,都感應,他來了。這非常非常明顯,我們細心冷靜去觀察,你看十年十年一個比較就不一樣。十年前的社會跟今天比較,十年前再十年前,再往上,十年十年做一個比較,你就看出來了。現在連鬼神都批評我們,他說現在人有三無,無天理、無良心,真的不是假的,無道德。這些東西沒有了,災禍就來了。 

 

 

Minggu, 17 Februari 2019

61.Siapa saja yang bisa berhasil


Ceramah Master Chin Kung Serial Suara Dharma :
“Orang yang bagaimana pasti meraih keberhasilan?”

Setiap insan yang meraih keberhasilan, kunci keberhasilan yang pertama adalah suka belajar, insan yang suka belajar tidak ada yang tidak berhasil. Orang yang tidak suka belajar adalah orang malas, dia takkan berhasil.

Maka itu kita harus melakukan introspeksi diri : “Apakah saya punya penyakit malas?”. Jawabannya pasti ada, kalau tidak ada penyakit malas, maka sejak awal pasti sudah menjadi Buddha atau Bodhisattva, minimal juga sudah jadi Bodhisattva Dharmakaya.

Buktinya sampai sekarang masih berputar-putar di lingkaran enam alam tumimbal lahir, makanya terus terang saja, pasti ada penyakit malasnya! Hanya saja taraf kemalasan tiap orang itu berbeda-beda.

Anda mesti mengenali penyakit batin diri sendiri, barulah anda dapat memperbaikinya; kalau tidak mengenali penyakit batin diri sendiri, maka anda takkan punya niat untuk menyembuhkannya, sehingga penyakit tersebut kian parah dari hari ke hari, sampai akhirnya tidak tertolong lagi.

Ajaran Buddha mengatakan pencerahan, yang paling mendasar adalah diri sendiri mesti menyadari penyakit batin sendiri, menyadari penyakit “Sepuluh Kejahatan” yang diderita diri sendiri.

Setelah belajar Ajaran Buddha, menyadari diri sendiri mengidap penyakit kikir dan serakah, Buddha Sakyamuni mengajarkan kita berdana, dengan berdana untuk melenyapkan kekikiran dan keserakahan; menyadari diri sendiri  memiliki penyakit batin karma buruk, mengamalkan sila dapat menghapus karma buruk; menyadari diri sendiri memiliki penyakit batin kebencian, dengan Ksanti (kesabaran) menghapus kebencian; menyadari diri sendiri memiliki penyakit batin kemalasan, dengan Virya (ketekunan) menghapus kemalasan; menyadari pikiran sendiri diliputi kekacauan, dengan Dhyana (konsentrasi) untuk meredakan kekacauan pikiran; menyadari diri sendiri diliputi kedunguan, dengan Prajna (kebijaksanaan) untuk mengalahkan kedunguan.

Buddha Sakyamuni mengajarkan kita mengamalkan Enam Paramita, yang merupakan landasan dari Pintu Pelaksanaan Bodhisattva, lantas mengapa sebutir  pun tidak sanggup kita amalkan?

Oleh karena kita tidak tahu bahwa kita memiliki enam jenis penyakit batin tersebut, makanya meskipun sudah bersusah payah melatih diri, namun hasilnya nihil.

Pancanantariya Karma dan Sepuluh Kejahatan baca di :


法音普薰集什麼樣的人一定有成就?  (第一OO集)  檔名:29-511-0100
  凡是成功的人,成功的第一個因素是好學,真正好學的人沒有不成就的。不好學就是懈怠的人,他不會成就。所以我們自己要認真反省,要檢點:「我有沒有這個病?」肯定是有,不要認為自己沒有。如果你自己沒有,你早就成佛、成菩薩,最低限度你也證得圓教初住法身菩薩。你還在十法界,你還在六道,那說句真話,肯定有!只是「懈怠」程度上有差別。你必須自己知道自己的毛病,你才能改過自新;自己有病自己不知道,你就不會起求醫的念頭,這個病一天一天惡化,最後就沒救了。佛家講覺悟、講開悟,開悟、覺悟最低的程度,最初的方便,就是知道自己的毛病,知道自己有十惡的毛病。學佛之後知道自己有慳貪的毛病,佛教我們布施,用布施來度慳貪;知道自己有惡業的毛病,持戒度惡業;知道自己有瞋恚的毛病,忍辱度瞋恚;知道自己有懈怠的毛病,精進度懈怠;知道自己心地散亂,禪定度散亂;知道自己愚痴,般若度愚痴。佛教我們這六度法門,菩薩行門裡頭的基本法,為什麼我們一條都做不到?我們不知道自己有這六個毛病,所以雖然修,修的沒有效果。